Sinergitas Merak Hijau Dengan Reog Ponorogo

Bicara soal Reog Ponorogo sama pentingnya dengan bicara soal merak hijau. Sebab bulu merak hijau yang cantik menjadi bahan baku utama pembuatan dadak merak, salah satu komponen penting dalam kesenian Reog Ponorogo. Adalah Edy Kurniawan, salah satu putra daerah Ponorogo yang miris melihat bulu merak sebagai ikon Reog Ponorogo tetapi tidak ada yang menangkarkan. Maka untuk menjaga keseimbangan antara kesenian Reog Ponorogo dengan merak hijau agar keduanya tetap lestari, Edy Kurniawan bertekad mengembangkan penangkaran merak hijau sejak 2019. Konservasi merak hijau yang di rintisnya melalui Tono Farm kini berjumlah kurang lebih 100 ekor. Harapannya semakin banyak merak di Ponorogo dapat mencukupi kebutuhan pengrajin dadak merak, sehingga kesenian Reog Ponorogo sebagai seni tradisi warisan leluhur tetap lestari, populasi merak hijau sebagai satwa endemik di alam pun tetap terjaga.