Lelah Menjadi Lillah
Sekar (Arum Sekar; 35 tahun, janda satu anak, penjahit) mempunyai bisnis jahitan (butik/modiste) di rumah orang tuanya. Semenjak bercerai dengan Sulis (Sulistyo "Kojek", 40 tahun, preman), Sekar tinggal di rumah orang tuanya yang telah meninggal semua dan meneruskan usaha jahitan orang tuanya. Sekar tinggal di rumah orang tuanya dan mengasuh anak semata wayangnya dari pernikahannya dengan Sulis yang bernama Bila (Nabila Sulistyo Putri; 13 tahun, pelajar SMP).
Rumah Jahit "Sekar Arum" yang dikelola Sekar menjadi tempat berkumpul teman-temannya yang kebanyakan berstatus janda juga. Secara tidak sengaja, salah satu teman Sekar yang bernama Elin (Elina, 32 tahun; hacker-buzzer) menjadikan rumah sekar sebagai tempat bertemu dengan klien-kliennya yang bermasalah dalam rumah tangganya. Persahabatan Sekar berkembang dengan klien-klien Elin dan mereka membuat biro jasa detektif swasta yang Bernama "Black Widows" yang bertugas membantu perempuan-perempuan yang mengalami permasalahan rumah tangga. Kompaknya persahabatan Sekar dengan teman-temannya di Black Widows mulai terganggu saat ada seorang lelaki muda yang bernama Niko (30 tahun, wirastawan sukses) yang tertarik dengan kemandirian Sekar. Meski sempat tertarik dengan Niko, Sekar menghadapi sikap penolakan dari Bila yang sebenarnya masih menginginkan ibu dan bapaknya bisa rujuk kembali. Selain itu, salah satu sahabat Sekar di Black Widows yang bernama Intan (Intan Kumala; 36 tahun; janda) sebenarnya punya perasaan pada Niko.
Sekar menghadapi situasi-situasi perasaan yang sulit; move on dari status jandanya, menjaga persahabatan di Black Widows dan tetap menjanda, ataupun menuruti keinginan anaknya untuk rujuk dengan mantan suaminya.
